tugas sejarah

Kelompok 5
Nama kelompok
- Rezi Herdian
- Keyleno
- Daffa farras
- Ilham romadhon
- ADRIANSYAH WAHYU PRATAMA


Teknik-teknik mesin mulai berkembang sebagai suatu ilmu setelah adanya revolusi industri di Eropa pada abad ke-18. Kemudian pada abad ke-19 semakin berkembang lagi mengikuti perkembangan ilmu fisika. Ilmu teknik mesin pun semakin canggih, dan para insinyurnya sekarang mengembangkan diri di berbagai bidang seperti mekatronika, material komposit dan nanoteknologi. Ilmu ini juga mempunyai hubungan dengan teknik penerbangan, teknik sipil, teknik listrik, teknik perminyakan, teknik pertambangan, teknik kimia, dan teknik metalurgi.

Di President University, Teknik Mesin ijin operasionalnya resmi diperoleh pada tahun 2011 dengan konsentrasi pada waktu itu teknologi manufaktur dan konversi energi. Seiring dengan kebutuhan dan permintaan dunia industri, untuk memenuhi tersebut, saat ini terdapat pula konsentrasi mekatronika dan material maju. Pada konsentrasi mekatronika, mahasiswa memiliki kesempatan dalam berinovasi. 

Salah satu prototype yang telah berhasil dikembangkan oleh Ahmad Tosin, Kuswanto dan Royan Askarnowo adalah 3D printer sebagai tugas akhir dalam menyelesaikan pendidikan sarjana S1 Teknik Mesin, President University. 3D printer adalah proses pembuatan benda padat tiga dimensi dari sebuah desain secara digital menjadi bentuk tiga dimensi (3D) yang tidak hanya dapat dilihat tapi juga dipegang dan memiliki volume.

3D printer dicapai dengan menggunakan proses aditif, dimana sebuah obyek dibuat dengan meletakkan lapisan yang berurut dari bahan. Pencetakan 3D merupakan proses yang berbeda dari teknik mesin tradisional (proses subtraktif) yang sebagian besar bergantung pada penghapusan materi oleh pengeboran, pemotongan dan lain–lain. 

Berbeda pada teknologi konvensional. Untuk membuat suatu obyek, diperlukan proses yang rumit dan panjang dengan membuat alat cetak terlebih dahulu (mold, die, cast).  Hal tersebut tentu saja membutuhkan investasi cetakan yang kurang ekonomis jika hanya membuat satu buah obyek.

Pada bidang nanoteknologi juga telah berhasil dikembangkan ball milling, sebagai salah satu prasyarat tugas akhir dalam menyelesaikan sarjana S1 Teknik Mesin di President University. 


Komentar

Posting Komentar